Integritas dalam Karya

10D Karakteristik Wirausaha
September 26, 2016
Konsep Dasar Business Plan (Case Study: Astoetik)
October 16, 2016

Integritas dalam Karya

Di zaman ini banyak sekali orang yang pintar, cerdas, dan sukses namun mengkhianati nikmat yang diberikan tersebut. Banyak orang yang menyalahgunakan kelebihan yang mereka miliki untuk merusak, misalnya teroris dan koruptor. Mereka pintar, namun mereka gunakan kepintaran mereka untuk membunuh orang lain dan menyelewengkan dana pembangunan, bukannya untuk menciptakan suatu karya yang dapat bermanfaat untuk orang lain. Maka dari itu agar menjaga nafsu dan mencegah manusia agar tidak melakukan hal yang dapat merusak, maka setiap orang harus menyadari akan pentingnya Integritas dalam karya.

Selain itu juga banyak orang Indonesia yang berkarya, namun karya itu hanya dimusiumkan tanpa di tindak lanjuti dan disosialisasikan, bahkan beberapa hanya untuk memperoleh dana hibah untuk kepentingan pribadi. Jika kita perhatikan lagi, banyak sekali mahasiswa yang membuat PKM namun hanya di lombakan saja. Bangsa Indonesia membutuhkan mahasiswa yang aktif berkarya, namun bukan hanya berkarya tetapi juga mengabdi dan peduli. Jika semua karya itu dapat dikembangkan dan disosialisasikan tentunya karya tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat dan dapat membangun bangsa untuk merealisasikan Indonesia Emas di tahun 2045.

  1. Penjelasan karya itu apa.
  2. Apa maksud dari integritas dalam karya.
  3. Bagaimana cara untuk berkarya dan dapat berkontribusi kepada masyarakat.
  4. Bagaimana cara memulai berkarya khususnya untuk mahasiswa baru.
  5. Bagaimana pentingnya integritas dalam berkarya.
  6. Karakteristik karya yang bisa membawa perubahan bagi Indonesia
  7. Teknika Muda dapat ilmu tambahan dari pengalaman pribadi pembicara.

Mahasiswa baru diharapkan dapat membangun bangsa melalu karyanya yang dapat bermanfaan bagi keberlangsungan hidup manusia.

Berkarya, masak sih menunggu sampai bisa dulu

Berkarya, masak sih menunggu sampai ahli dulu

Berkarya, masak sih menunggu sampai pintar dulu

Berkarya, masak sih menunggu banyak alasan

Berkarya, itu dimulai saja apa adanya dari sekarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *